Sebelumnya pastikan semua variabel telah kosong agar tidak terjadi penimpaan data atau sebagainya
clear all ; close; clc
Diambil data dari 350 sampai 600
daya = [350:5:600];
Artinya data dimulai dari 350 dengan selang 5 sampai 600
energi = [8.5216668874 8.6872238209 8.8889022672 9.0454288226 9.0634895789 9.4277148327 9.4367452109 9.6203629008 9.7738793301 9.7859198343 10.1381045838 10.1441248359 10.3187121477 10.4902893333 10.6829374014 10.8755854695 10.8785955956 11.0441525291 11.2337904711 11.3993474047 11.5558739600 11.7455119020 11.7726030366 11.9351498441 12.3084054760 12.3204459803 12.4799826617 12.5040636702 12.8562484197 12.8773193021 13.0157851011 13.2054230431 13.4040913633 13.5786786751 13.7532659868 13.7592862389 13.9308634246 14.1144811145 14.3011089304 14.6532936799 14.6563038060 14.8369113698 15.0235391858 15.2041467497 15.2101670018 15.3787340614 15.5503112470 15.7309188109 15.9205567529 15.9265770050 16.2787617545];
Data ini didapat dari hasil percobaan.
Kemudian di plot data ini
f1=scf(1); clf(1); width=1000; height=600; f1.figure_size=[width,height];
plot2d(daya,energi,style=0)
dihasilkan gambar berikut:

Dari gambar diatas, dapat didekati dengan persamaan linier. Untuk itu kita gunakan regresi linier.
Gunakan perintah regress untuk mendapatkan regresi linier:
–>koef = regress(daya,energi)
Akan dihasilkan:
koef =
– 2.2022504519684904522592
0.0306113748550461521603
Dengan koef(2) adalah gradien dan koef(1) adalah intercept. koef(1) berada di atas dan koef(2) berada di bawah. Dapat dibuktikan:
–>koef(2)
ans =
0.0306113748550461521603
–>koef(1)
ans =
– 2.2022504519684904522592
Untuk mencari standar deviasi, gunakan perintah:
–>std = st_deviation(koef(2)*daya+koef(1))
std =
2.2753540152252655914822
Didapatkan standar deviasi sebesar 2.2753540152252655914822
Persamaan linier dapat pula diketikkan dengan cara berikut:
–>persamaanLinier = koef(2)*daya + koef(1);
Kemudian kita plot persamaan linier tersebut:
–>plot2d(daya,persamaanLinier,style=5)
–>xlabel(‘daya (mW)’)
–>ylabel(‘Energi per Satuan Luas (mJ/cm^2)’)
–>xtitle(‘Energi per Satuan Luas terhadap Daya’)
Kita dapatkan gambar seperti berikut:

Maka dapat dituliskan persamaan linier untuk data percobaan adalah:

Dengan standar deviasi sebesar 
